Senin, Oktober 08, 2012


Mengatur IP Adress dan Jaringan Mengatur IP ADDRESS Pada Komputer

0


Dalam menyambungkan kabel dengan komputer kita terlebih dahulu membutuhkan pengaturan, yaitu pengaturan address ( alamat), yang biasa disebut dengan IP ADDRESS yang memakai bilangan DESIMAL yang berbasis 10, yaitu 0-9. Binner bilangan desimal yang berbasis 2, yaitu 0-1. Hexa desimal yang berbasis 16, yaitu 0-9,a-f.
Format Alamat (IP ADDRESS)/ (TCP/IP)
Alamat standar yaitu 192.168.2.1. Keteragan angka 1 dibelakang bisa diubah, itu tergantung pada nomor berapa komputer kita. Nilai Tertingginya adalah 254.
Subnet mask yaitu 255.255.255.0
TATA CARA PENGATURANNYA
  1. Klik START

  2. Kemudian PILIH SETTING, > Pilih CONTROL PANEL

  3. Klik NETWORK CONNECTIONS, kemudian Klik LOCAL AREA CONNECTION, klik sebanyak   2 kali.

  4. Pada GENERAL, KLIK PROPERTIES

 5. Kemudian pada GENERAL, KLIK INTERNET PROTOCOL (TCP/IP), klik sebanyak 2 kali.

  6. Kemudian Pilih THE FOLLOWING ADDRESS, kemudian tekan OK.

Untuk Mengetahui Komputer kita nyambung dengan sebelah, kita melakukan pengaturan, dengan cara :
  1. Tekan START, kemudian pilih RUN

 2. Kemudian ketik CMD, kemudian Tekan OK.


Setelah Ditekan OK, maka akan keluar seperti gambar dibawah ini :





Untuk melihat keadaan Komputer Sendiri ada dari Ketik IP CONFIG > Tekan ENTER, kemudian akan keluar alat yang di masukkan. seperti Gambar diatas, pada kursor yang bergerak ketik IP CONFIG > Tekan ENTER.
Cara untuk melihat Nama Komputer, Sama dengan hal diatas, pada kursor yang bergerak ketik IP CONFIG/ALL > tekan ENTER maka akan keluar keterangan yang kita inginkan.
Cara untuk mentesnya adalah dengan : Ketik PING (spasi)  alamat (IP ADDRESS) > Kemudian tekan ENTER.
Dan Cara MenCek connectinya Yaitu dengan :  ambil pada START > SETTING > NETWORK CONNECTIONS > LOCAL AREA CONNECTION > GENERAL  > PROPERTIES > ADVANCED  > SETTING > Klik Of  (NOT RECOMENDED) > OK > OK > CLOSE.
seperti gambar dibawah ini :


 Dan Cara untuk otomatisnya Yaitu dengan cara :  START >  SETTING > NETWORK CONNECTION ( klik 2 kali) > SUPPORT. 



Semua akan kelihatan keterangan yang yang kita masukkan, seperti IP ADDRESS, SUBNET MASK, dan DEFAULT GATEWA

Senin, Oktober 01, 2012


komponen jaringan Komputer

0

JARINGAN
Komponen Jaringan Komputer
1           Komputer
Adalah sebuah perangkat elektronik yang bisa menerima input, mengolah data (proses) dan menghasilkan output
Komponen Komputer adalah:
a            CPU

merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, pemroses/prosesor (processor), sering digunakan untuk menyebut CPU. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan CPU.
Komponen CPU terbagi menjadi beberapa macam, yaitu sebagai berikut.
  • Unit kontrol yang mampu mengatur jalannya program. Komponen ini sudah pasti terdapat dalam semua CPU. CPU bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antarkomponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya. termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim instruksi tersebut ke ALU. Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output. Dengan demikian tugas dari unit kendali ini adalah:
    • Mengatur dan mengendalikan alat-alat masukan (input) dan keluaran (output).
    • Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
    • Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
    • Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU.
    • Menyimpan hasil proses ke memori utama.
  • Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses. Memori ini bersifat sementara, biasanya digunakan untuk menyimpan data saat di olah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya. Secara analogi, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika.
  • ALU unit yang bertugas untuk melakukan operasi aritmetika dan operasi logika berdasar instruksi yang ditentukan. ALU sering di sebut mesin bahasa karena bagian ini ALU terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean yang masing-masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri. Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder.
Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan (¹ ), kurang dari (<), kurang atau sama dengan (£ ), lebih besar dari (>), dan lebih besar atau sama dengan (³ ).
  • CPU Interconnections adalah sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal CPU, yaitu ALU, unit kontrol dan register-register dan juga dengan bus-bus eksternal CPU yang menghubungkan dengan sistem lainnya, seperti memori utama, piranti masukan /keluaran.

b           Mother Boot


Adalah papan tempat perangkat elektronik diletakkan atau menyatukan perangkat elektronik.
Bagian-bagian mother boot:
  • Socket Processor
  • Chipset
  • Bus Controller
  • Slot Memory
  • Slot Expansion
  • Port Drive
  • BIOS
  • ROM
  • Power Connector

c            Memory


Memori adalah perangkat yang berfungsi mengolah data dan instruksi. Semaki besar memori yang disediakan, maka semakin banyak data maupun instruksi yang dapat diolah.
d           USB
Berdasarkan hukum Moore( pendiri perusahaan Intel):
Komputer itu meningkat dua kali lipat setiap 1 X 18 bulan.
2           Jaringan Komputer (NIC)
Kartu Jaringan (NIC) merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah kartu inernal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer. Pada komputer notebook ada slot untuk kartu jaringan yang biasa disebut PCMCIA slot. Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah: kartu jaringan Ethernet, LocalTalk konektor, dan kartu jaringan Token Ring.

3           Network Ruite( Swith)
Adalah perangkat jaringan
1. Repeater
Berfungsi untuk menerima sinyal kemudian meneruskan kembali sinyal yang diterima dengan kekuatan yang sama. Dengan adanya repeter, sinyal dari suatu komputer dapat komputer lain yang letaknya berjauhan.

2. Hub
Fungsinya sama dengan repeater hanya hub terdiri dari beberapa port, sehingga hub disebut juga multiport repeter. Repeater dan hub bekerja di physical layer sehingga tidak mempunyai pengetahuan mengenai alamat yang dituju. Meskipun hub memiliki beberapa port tetapi tetap menggunaka metode broadcast dalam mengirimkan sinyal, sehingga bila salah satu port sibuk maka port yang lain harus menunggu jika ingin mengirimkan sinyal.
3. Bridge
Berfungsi seperti repeater atau hub tetapi lebih pintar karena bekerja pada lapisan data link sehingga mempunyai kemampuan untuk menggunakan MAC address dalam proses pengiriman frame ke alamat yang dituju.


4. Switch
Fungsinya sama dengan bridge hanya switch terdiri dari beberapa port sehingga switch disebut multiport bridge. Dengan kemampuannya tersebut jika salah satu port pada switch sibuk maka port-port lain masih tetap dapat berfungsi. Tetapi bridge dan switch tidak dapat meneruskan paket IP yang ditujukan komputer lain yang secara logic berbeda jaringan.

4           Media Transmisi
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”.  



5           NOS (Network Operating System)
Contoh:
Ÿ  Windows 7
Ÿ  Windows XP
Ÿ  Windows Vista
Ÿ  Windows 3.0
Ÿ  DOS
Ÿ  Linux
Sumber:






Minggu, September 30, 2012


memasang kabel UTP

0

MEMASANG KABEL UTP
Kabel UTP merupakan salah satu media transmisi yang paling banyak digunakan untuk membuat sebuah jaringan local (Local Area Network), selain karena harganya relative murah, mudah dipasang dan cukup bisa diandalkan. Sesuai namanya Unshielded Twisted Pair berarti kabel pasangan berpilin/terbelit (twisted pair) tanpa pelindung (unshielded). Fungsi lilitan ini adalah sebagai eleminasi terhadap induksi dan kebocoran. Sebelumnya ada juga kabel STP (Shielded Twisted Pair), untuk contoh gambarnya dapat dilihat dibawah:

Perbedaan Kabel UTP dan STP
Terdapat beberapa jenis kategori kabel UTP ini yang menunjukkan kualitas, jumlah kerapatan lilitan pairnya, semakin tinggi katagorinya semakin rapat lilitannya dan parameter lainnya seperti berikut ini:
·                     Kabel UTP Category 1
Digunakan untuk komunikasi telepon (mentransmisikan data kecepatan rendah), sehingga tidak cocock untuk mentransmisikan data.
·                     Kabel UTP Category 2
Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai dengan 4 Mbps (Megabits per second)
·                     Kabel UTP Category 3
Digunakan pada 10BaseT network, mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1Mbps. 10BaseT kependekan dari 10 Mbps, Baseband, Twisted pair.
·                     Kabel UTP Category 4
Sering digunakan pada topologi token ring, mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 16 Mbps
·                     Kabel UTP Category 5
mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 100 Mbps,
·                     Kabel UTP Category 5e 
mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps (1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 100 MHz.
·                     Kabel UTP Category 6
Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps (1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 200 MHz. Secara fisik terdapat separator yg terbuat dari plastik yang berfungsi memisahkan keempat pair di dalam kabel tersebut.
·                     Kabel UTP Category 7 gigabit Ethernet (1Gbps), frekwensi signal 400 MHz
Untuk pemasangan kabel UTP, terdapat dua jenis pemasangan kabel UTP yang umum digunakan pada jaringan komputer terutama LAN, yaitu Straight Through Cable dan Cross Over Cable

Kabel straight

Kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu  dengan ujung yang lainnya. Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda. 

Urutan standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai  sesuai  standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:
Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :
1.                  Menghubungkan antara computer dengan switch
2.                  Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
3.                  Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
4.                  Menghubungkan switch ke router
5.                  Menghubungkan hub ke router

Kabel cross over
Kabel cross over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung dua. Kabel cross over  digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama. Gambar dibawah adalah susunan standar kabel cross over.


Urutan kabel Jaringan
Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :
1.      Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
2.      Menghubungkan 2 buah switch
3.      Menghubungkan 2 buah hub
4.      Menghubungkan switch dengan hub
5.      Menghubungkan komputer dengan router

Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun cross over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6. 

Membuat kabel Straight dan Cross Over
Untuk membuat sebuah kabel jaringan menggunakan kabel UTP ini terdapat beberapa peralatan yang perlu kita siapkan, yaitu kabel UTP,  Connector RJ-45, Crimping tools dan RJ-45 LAN Tester, contoh gambarnya seperti dibawah ini:

Peralatan membuat jaringan

Praktek membuat kabel Straight
1.      Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm
2.      Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar TIA/EIA 368B
3.      Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel,
4.      Masukan kabel  yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-   45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar.

5.      Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin (kuningan) pada  konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel.
6.      Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain
7.      Langkah terakhir adalah menge-cek kabel yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan masing-masing ujung kabel (konektor RJ-45) ke masing2 port yang tersedia pada LAN tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang kita buat.
8.      Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel (warna biru) ikut masuk kedalam konektor, urutan kabel dari kiri ke kanan (pada gambar dibawah ini urutan pin kabel dimulai dari atas ke bawah).

Kabel Lan yang akan kita gunakan adalah jenis kabel UTP. Ada beberapa kategori Kabel UTP yaitu dari kategori 1 - 7 yang sering digunakan untuk LAN biasanya kategori 5 atau sering disebut cat-5. Berikut ini kegunaan dari kabel kategori 1 - 7 diambil dari wikipedia.

cat 1: sebelumnya dipakai untuk POST (Plain Old Telephone Service) telephone dan ISDN.
cat 2: dipakai untuk token ring network dengan bw 4mbps
cat 3: dipakai untuk data network dengan frequensi up to 16Mhz dan lebih populer untuk pemakaian 10mbps
cat 4: Frequensi up to 20Mhz dan sering dipakai untuk 16mbps token ring network.
cat 5: Frequensi up to 100Mhz dan biasa dipakai untuk network dengan kecepatan 100Mbps tetap kemungkinan tidak cocok untuk gigabyte ethernet network.
cat 5e: Frequensi dan kecepatan sama dengan cat-5 tetapi lebih support gigabyte ethernet network.
cat 6: Memiliki kecepatan up to 250Mbps atau lebih dari dua kali cat-5 dan cat-5e
cat 6a: Kabel masa depan untuk kecepatan up to 10Gbps
cat 7: di design untuk bekerja pada frequensi up to 600Mhz.

untuk konektornya kita akan menggunakan konektor RJ-45 dengan 8 pin

Peralatan yang dibutuhkan :
  1. Kabel UTP (panjang terserah tapi max 100 meter)
  2. Lan Tester
  3. 2 buah konektor RJ-45
  4. Tang crimping / crimping tool
  5. Tutorial ini
Keterangan Gambar

Kabel UTP


Konektor RJ-45


Crimmping Tool

Lan Tester

Cara pembuatan
  • Siapkan peralatan yang dibutuhkan seperti yang sudah disebutkan di atas.

  • Di konektor RJ-45 yang Pertama, masukkan kabel dengan urutan warna kabel seperti konfigurasi gambar dibawah ini

 Konfigurasi Kabel Lan-Pertama

  • Kemudian di konektor RJ-45 yang kedua, sama seperti port yang pertama silahkan masukkan kabel dengan urutan warna kabel dengan konfigurasi seperti gambar dibawah ini.

 Konfigurasi Kabel Lan kedua
Catatan : Ingat ada perbedaan kabel pada RJ-45 yang Pertama dan yang Kedua

  • Sesudah semua kabel tersusun rapi, yakinkan bahwa kabel dimasukkan sampai tanda garis merah seperti pada gambar

Kabel Lan Dimasukkan sampai garis merah, usahakan sampai tidak ada ruang.
Catatan: faktor kegagalan terbesar dari pembuatan kabel lan ini terletak pada saat memasukkan kabel UTP kedalam RJ-45.
  • Pastikan kabel sudah tersusun rapi dan siap di “crimping”
  • masukkan RJ-45 kedalam tang crimping dan tekan sekuat mungkin agar tembaga yang ada pada RJ-45 menusuk 8 Kabel RJ-45 yang sudah dimasukkan tadi. Kemudian lanjutkan dengan mencrimping RJ-45 yang kedua

 Kabel Lan di Crimmping menggunakan Crimmping ToolSetelah yakin semua kabel sudah terpasang rapi sesuai yang sudah di praktekkan tadi silahkan teman –teman tes menggunakan lan tester
 sumber: